Rabu, 08 Mei 2013

MAHETALA (New Generations) Bersih Gunung Penanggungan - Pasuruan

    Rasa kecewa sempat terlintas ketika rencana pendakian dobel M (Merbabu-Merapi) tidak terlaksana. Tapi ada ajakan seorang teman, Jaja, pergi ke Gunung Penanggungan dengan anggota Mahetala (Mahasiswa PENS Pecinta Alam) yang baru dan belum pernah mendaki. Ya sudah, sedikit mengobati rasa kecewa juga nemenin temen-temen anggota baru. Siang itu Jum at, 3 Mei 2013 setelah sholat Jum at kami berkumpul di kos Jaja, Kejawan, Sukolilo, Sby. Jam 14.00 akhirnya kami pergi ke warung makan siang sebelum berangkat. Jam 14.30 kami berangkat ke Penanggungan lewat Sidoarjo dengan jumlah anggota 6 orang, Jaja, aku, Alam atau Kodeng, Andre, Izi dan Ridho. Empat orang anggota baru dan belum pernah mendaki.

    Dasar memang si Jaja yang agak usil dan kawan-kawan yang belum tahu jalan akhirnya si Jaja dan aku (karena ajakan si Jaja) membelokkan kami ke Pos Perijinan Gunung Arjuno-Welirang. Kata si Jaja sih, biar nanti kalau mau mendaki tapi kami berdua nggak bisa anak-anak lain bisa pergi sendiri. Akhirnya kami kembali ke pertigaan arah Trawas. Sampai di Ubaya, warung Bu Lik Endang pukul 16.30. Tambahan saja sekarang ada "oknum yang nggak bertanggung jawab" mengambil alih lahan parkir dan perijinan. Padahal sebelumnya tidak ada, gratis parkir pokoknya ke warungnya Bu Lik. Alhamdulillah, kemarin tidak ada "oknum-oknum" tersebut.



    Jam 17.00 kami berangkat menuju Gunung Penanggungan dengan jalanan berbatu yang tidak begitu terjal. Melewati rimbunnya pepohonan di kanan kiri jalur setapak. Mulai memasuki hutan jalanan mulai menanjak dengan keadaan berbatu terjal dan tanah yang agak licin karen memang merupakan jalan aliran air saat turun hujan. Tapi masih terjangkau sinyal hp, sempat beberapa kali ber-sms ria saat perjalanan.

Pos 1

    Sekitar pukul 20.30 kami tiba di pos 1, karena memang sering berhenti saat perjalanan. Kami langsung membangun camp tanpa tenda, karena tendanya dibawa mas-mas ke Merbabu-Merapi. Jadi kami hanya menggelar jas hujan sebagai alas dan pengalih angin. Dan kami pun mulai menghangatkna tubuh dengan membuat api unggun. Menikmati segarnya angin gunung dengan hangatnya ketela bakar dan alunan musik. Kami menyiapkan makanan untuk mengisi peut kami dinaungi cerahnya langit bertabur bintang. Subhanallah, indah sekali alam Indonesia ini.





    Dinginnya malam itu membuat kami mulai mengantuk. Pukul 23.00 sebagian dari kami muai terlelap, termasuk aku. "Hujan, hujan! Bangun bangun!", teriak si Jaja. Tak disangka-sangka pukul 23.30 hujan mengguyur kami. Dengan spontan kami bangun dan bergegas menyelamatkan perbekalan yang kami bawa. Akhirnya kami berenam berlindung di bawah naungan jas hujan. Alhamdulillah, pukul 00.00 hujan berhenti. Kami menata kembali camp kami dan beristirahat kembali.



    Dan kami terbangun di tengah dinginnya angin pagi. Jam menunjukkan pukul 2.15 dini hari. Kami bersiap summit attack (walaupun itu terlalu pagi). Akhirnya kami berangkat pukul 2.45  dengan langkah santai dan tetap hati-hati. Empat orang dari kami berenam berangkat karena Andre sudah tidak kuat lagi melanjutkan perjalanan naik. Akhirnya Jaja menemani Andre di Pelataran atau Pos 1. Sedangkan empat orang lain termasuk aku berangkat menuju puncak. Jalanan berbatu yang lebih terjal menemani langkah kaki kami. Kami sering berhenti di perjalanan karena memang sebetulnya kami terlalu pagi berangkat. Dari Pos 1 samapai puncak sebetulnya hanya butuh waktu kurang dari satu jam.


    Kami akhirnya istirahat cukup lama di jajaran bebatuan besar yang cukup datar. Dari Pos 1 kami melihat cahaya lampu senter yang mengarah ke atas. Ternyata ada pendaki lain yang sedang beristirahat di Pos 1. Kodeng berinisiatif mencari tempat lain untuk istirahat karena angin pagi itu sangat kencang dengan iringan kabut yang mulai turun. Dia menemukan sebuah goa kecil yang cukup untuk 6 orang. Kami pun berjalan menuju goa untuk mengurangi dinginnya angin pagi. 

Puncak

    Pukul 4.30 kami memutuskan untuk tidur di dalam gua yang banyak sampah bekas bungkus makanan dan minuman pendaki yang tidak bertanggung jawab berserakan. Pukul 5.10 kami terbangun oleh alarm suara ayam jago. Bersiap lagsung menuju puncak untuk menikmati sunrise. Tepat pukul 5.15 kami sampai di puncak, menunggu sang mentari keluar dari peraduannya dengan berfoto ria ditemani langkah kabut pagi yang cukup tebal. Dari selatan tampak bayang-bayang Gunung Arjuno dan Gunung Welirang berdiri kokoh. Sunrise, sang mentari muncul dengan semburat sinar jingga dari balik awan pagi. Puas menikmati sunrise kami berkeliling melihat sekitar. Dan, hey ada sinyal ternyata. Menyempatkan ber-sms mengucapkan selamat pagi untuk seseorang di sana :).








    Di balik puncak ada sebuah makam yang dikeramatkan warga. Sebuah bangunan kecil dengan atap putih yang di tengahnya terdapat tumpukan batu. Menurut mas Hersan, salah satu senior Mahetala, ada juga satu goa lagi jika menuruni sisi lain dari puncak. Di sana dia melihat "seseorang" sedang bertapa, tapi ketika teman-temannya menyoroti dengan cahaya senter tidak ada apa-apa. Ada juga pengalaman temannya mas Edi, ketua backpacker ITS, bertemu dengan seorang wanita berkebaya (di atas gunung?) yang melambai ke aranya. Ingin juga sih mengalami pengalaman seperti itu.



    Puas di puncak kami pun turun, jam menunjukkan pukul 6.05. kami turun dengan hati-hati karena jalur yang licin kerna guyuran hujan semalam. Pukul 7.30 kami sampai di Pos 1 bersiap masak dan makan pagi. Setelah makan pagi kami membersihkan sampah-sampah yang ditinggalkan pendaki-pendaki yang tidak bertanggung jawab. Sempat bertegur sapa dengan beberapa pendaki yang lain juga. Pukul 9.50 kami turun dengan Kodeng membawa sebuah polyback yang separuhnya lebih terisi sampah. Kami turun dengan lambat sembari memunguti sampah-sampah yang ada di jalanan turun. Sampai warung Bu Lik pukul 12.10 beristirahat sejenak dan meluncur ke Surabaya pukul 12.30.







"Orang yang mengotori alam sama saja dengan orang yang menodai keperawanan seorang gadis. Tidak bertanggung jawab hanya menikmati indahnya saja tanpa merawat dan menjaganya"

Rabu, 01 Mei 2013

OOP - Mengecek Suatu bilangan Prima atau Bukan dengan Java

Pada postingan kali ini saya akan sharing tentang materi kuliah OOP (Object Oriented Program) atau Pemrograman Berorientasi Objek menentukan sebuah bilangan inputan apakah termasuk bilangan prima atau bukan dengan array. So, silakan membaca . . . . .

import java.util.Scanner;
public class latihan3{
public static void main(String asd[]){
System.out.print("Masukkan sebuah bilangan : ");
Scanner as = new Scanner(System.in);
int a = as.nextInt();
int i=a+1;
for (i=2;i
if(a%i==0){
i=a+1;
break;
}
}
int [] array = (a);
if(i==array [0])
System.out.println(a+" adalah bilangan prima");
else System.out.println(a+" bukan bilangan prima");
}
}

Output:


Demikian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat. Terima kasih, jangan lupa g+ dan komentarnya ya (n_n)


Selasa, 30 April 2013

Metode Numerik - Eliminasi Gauss Seidel dengan Bahasa C

Postingan kali ini membahas tentang mata kuliah Metode Numerik tentang Metode Eliminasi Gauss Seidel dengan menggunakan pemrograman bahasa C. Berikut ini adalah listing codenya:



#include
#include

double A[50][50], nilai_awal[50], hasil[50], e;

void inisial(int n);
int input();
void tampil(int n);
void gauss_seidel(int n,int *val);
void iterasi_proses(int n);

void main()
{
int n;


puts("     -------- Metode Gauss Seidel --------\n");

n = input();

puts("\n");
tampil(n);

puts("\n");

iterasi_proses(n);
puts("\n\t\t =======> |*| END |*| <=======\n");
}

void inisial(int n)
{
int i;
double nilai;
printf("Input nilai awal\t: ");
scanf("%lf",&nilai);

for(i=0;i
nilai_awal[i] = nilai;
}

int input()
{
int i,j,n;
printf("Masukkan toleransi error\t: ");
scanf("%lf",&e);
printf("Masukkan ordo matriks\t: ");
scanf("%d",&n);
puts("\nMasukkan matriks + vektor\t:");

for(i=0;i
{
for(j=0;j<=n;j++)
{
printf("Matriks A[%d][%d] : ",i+1,j+1);
scanf("%lf",&A[i][j]);
}
}
return(n);
}

void tampil(int n)
{
int i,j;

puts("Matriks mula-mula -->");
puts("=================================");
for(i=0;i
{
for(j=0;j<=n;j++)
{
printf("%.4f\t",A[i][j]);

}
puts("");
}
puts("=================================\n");
}

void iterasi_proses(int n)
{
int iterasi, i=0, val=0;

printf("Masukkan jumlah iterasi   : ");
scanf("%d",&iterasi);

inisial(n);

puts("=============================================================");
printf("i\t");

for(i=0;i
printf("x[%d]\t",i+1);
for(i=0;i
printf("e[%d]\t",i+1);

printf("\n");
puts("=============================================================");

i=0;
printf("%d",i);

for(i=0;i
printf("\t%.4f",nilai_awal[i]);

puts("");

for(i=1;i<=iterasi;i++)
{
printf("%d",i);

gauss_seidel(n, &val);
puts("");

if(val==1)
break;
}
puts("=====================================================");
puts("\nhasil\t: ");

for(i=0;i
{
printf("x[%d] : %f\n",i+1,nilai_awal[i]);
}
}

void gauss_seidel(int n,int *val)
{
int i,j;
double sigma=0,temp[50];

for(i=0;i
{
sigma = 0;
for(j=0;j
{
if(i!=j)
{
sigma = sigma + nilai_awal[j] * A[i][j];
}
}

hasil[i] = (A[i][n] - sigma)/A[i][i];
temp[i] = nilai_awal[i];
nilai_awal[i] = hasil[i];

printf("\t%.4f",nilai_awal[i]);
}

for(i=0;i
{
if(fabs(fabs(temp[i]-hasil[i]))>100)
{
printf("\n\nHasil Divergen!!! :-( \n");
puts("\n\t\t =======> |*| END |*| <=======\n");
exit(1);
}

printf("\t%.4f",fabs(temp[i]-hasil[i]));
if(fabs(temp[i]-hasil[i])<=e)
{
*val=1;
}
}
}



Output:


Untuk source code bisa didownload di sini:

Pemrograman Java - Menampilkan Deret Bilangan Fibonacci dengan Array

Pada postingan kali ini saya inging sharing listing code menampilkan deret bilangan Fibonacci dengan array menggunakan pemrograman Java. So, langsung cek di bawah:

import java.util.Scanner; //untuk input bilangan
public class latihan2{
    public static void main(String dede[]) {
   System.out.print ("Masukkan jumlah deret Fibonacci : ");
   Scanner inputan = new Scanner (System.in); //pengambilan inputan
   int x = inputan.nextInt(); //inisialisasi x
   int [] fibo = new int [x]; //inisialisasi dan deklarasi array
    fibo[0]=0;
     fibo[1]=1;
   for(x=2;x=2;x
fibo[x]=fibo[x-1]+fibo[x-2]; //rumus mencari bilangan Fibonacci
System.out.print("Bilangan Fibonacci: ");
   for(x=0;x
System.out.print(fibo[x]+" ");
}
}

Output:

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat.

Minggu, 28 April 2013

PENS Sapu Bersih Juara KRI 2013 Regional IV di GOR UNESA


Hasil KRI 2013 Regional IV di UNESA, 27 April 2013

Surabaya - Tim robot "ERSION" dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) akhirnya menjuarai Kontes Robot Indonesia (KRI) 2013 Regional IV di GOR Bima Universitas Negeri Surabaya, Sabtu malam.
"Prestasi itu diraih Tim PENS setelah mampu mengalahkan tim robot 'RI-Vet' dari ITS saat bertemu dalam babak final KRI 2013. Sebelumnya, mereka mengikuti babak semifinal bersama Miracle SWC-8, dan New Rengganis," kata kepala Humas PENS Andri Suryandari.
Pertandingan semifinal pertama antara RI-Vet asal ITS melawan Miracle SWC-8 asal STMIK Surabaya membawa sukses tim RI-Vet dengan pencapaian Green Planet, namun tim dari STMIK Surabaya tidak kecewa, karena ketujuh "leaves" mampu menempati "hole" secara tepat.
Dalam pertandingan semifinal kedua antara New Rengganis dari Unesa dengan ERSION dari PENS juga mengundang antusiasme penonton, karena unjuk kebolehan ERSION dalam "duet spesial" antara robot manual dan automatic mencapai "The Green Planet" sebelum waktu selesai.
Hasil itu menandai "All Final's ITS" terulang untuk ke sekian kalinya pada Final KRI Regional IV dengan keunggulan PENS atas ITS secara "green planet", sedangkan juara ketiga diraih tim Miracle-SWC 08 dari STIMIK Surabaya.
Untuk juara ke 1, 2 dan 3 akan mewakili KRI Regional IV untuk melaju ke tingkat nasional di Semarang. Mereka menjuarai KRI yang diikuti 68 tim dari 25 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Timur.
Lima jenis kompetisi dalam KRI 2013 adalah KRI, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI, divisi robot beroda dan robot berkaki), Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI), dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) atau Humanoid.
Tahun ini, PENS mengikuti semua divisi dengan menurunkan lima tim robotnya, yakni ERSION, EILERO, EFFIRO, EROS, dan ERISA. Seleksi KRPAI divisi beroda menyaring tiga wakil dari Regional 4 yaitu Arus (Universitas Dr. Soetomo), EFFIRO (PENS), dan Al-Jazari (ITS).
Di divisi berkaki, dipilihlah EILERO (PENS) di peringkat pertama, lalu Ulil Albab (Polinema) dan terakhir Child13Sh (Unmuh Malang).
Untuk divisi berkaki, skor ditentukan melalui jarak tempuh dan banyak ruangan yang dilaluinya. Poin tambahan akan diperoleh jika robot mampu memadamkan api.
Pada divisi KRSI, enam robot berlenggok menarikan tarian Hanoman Duta. Robot V-Nara, IBRAHIMI, eSPe'04, SUGRIWA, KETEUS, dan ERISA. Akhirnya, terpilihlah ERISA, V-Nara dan eSPe'04 di peringkat 1-3 yang berlaga di KRI Nasional.
Untuk final KRSBI, EROS (PENS) bertemu dengan Ichiro (ITS). Dalam pertandingan yang terbagi dalam dua babak ini, EROS berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 10-0.
Hingga kini, seleksi telah terlaksana di 2 regional, yaitu regional 1 (Sumatera) dan regional 4 (Jawa Timur). Masih ada tiga seleksi lagi yakni seleksi regional 2 (Jakarta dan Jabar), regional 3 (Jawa Tengah) dan regional 5 (Indonesia Timur).


Sabtu, 27 April 2013

Program Eliminasi Metode Gauss dengan Bahasa C

Pada kali ini saya akan memposting listing code program eliminasi metode Gauss (atau Gauss Naive) dengan menggunakan bahasa pemrograman C. So, cek this out:


#include
#include
#include

void input();
void tampil();

float A[25][25]; //{{1,1,1,6},{1,2,-1,2},{2,1,2,10}}
float x[25];
int n;

void main()
{
int i,j,k;
float sigma, flag, b[25];

puts("Program Eliminasi Gauss\n");

input();

for(j=0; j
{
for(i=j+1; i
{
flag = A[i][j] / A[j][j];

for(k=0;k
{
A[i][k] = A[i][k] - flag * A[j][k];
}
}
}

for(i=0;i
{
b[i] = A[i][n];
}

x[n-1] = b[n-1]/A[n-1][n-1];

for(k=n-2; k >= 0; k--)
{
sigma = 0;

for(j=k+1; j < n ; j++)
{
sigma = sigma + A[k][j] * x[j];
}

x[k] = (b[k] - sigma) / A[k][k];
}

printf("Matriks setalah dilakukan OBE\n\n");
tampil();

printf("\nHasil Penyelesaian persamaan simultan\n\n");
for(i=0;i
{
printf("x%d = %g\n",i+1,x[i]);
}
puts("\n----- END -----\n");
puts("");
}

void input()
{
int i,j;
float vek[100];

printf("Input ordo matriks : ");

scanf("%d",&n);
puts("");

for(i=0;i
{
for(j=0;j
{
printf("matrik A[%d][%d] = ",i+1,j+1);
scanf("%f",&A[i][j]);
}
}

printf("\nInput vektor matriks : \n");

for(i=0;i
{
printf("vektor [%d] = ",i+1);
scanf("%f",&vek[i]);
A[i][j] = vek[i];
}

printf("\nMatriks awal:\n");
tampil();
puts("\n");
}

void tampil()
{
static int i,j;

puts("===========================================");
for(i=0;i
{
for(j=0;j<=n;j++)
{
printf("%4g",A[i][j]);
}
printf("\n");
}
puts("===========================================");
puts("");
}

Output:

Demikian postingan kali ini, selamat mencoba dan semoga bermanfaat

Jumat, 19 April 2013

Jalur Pendakian Gunung Merbabu


          Hallo sobat blogger, setelah lama absen dari dunia blogging sekarang saya ingin posting jalur pendakian Gunung Merbabu (berhubung yang nulis juga mau ke sana). Oke, silakan membaca . . .

Gunung Merbabu - Sumber Google

     Gunung Merbabu adalah gunung tua yang sudah tak aktif lagi yang berada di Jawa Tengah dan bersebelahan dengan gunung Merapi. Gunung ini mempunyai ketinggian 3.145 mdpl. Merbabu cukup populer sebagai ajang kegiatan pendakian (biasanya pendakian dibarengkan dengan pendakian Gunung Mearpi yang terkenal dengan dobel M).