Senin, 17 Februari 2014

     Hampir semua provinsi di Indonesia memiki gunung berapi. Pulau Jawa menempati urutan teratas paling banyak memiliki gunung berapi yakni 21 gunung. Kemudian Sumatera dengan 13 gunung berapi.


   Secara histori, Indonesia sebenarnya sudah memiliki pengalaman menghindari berbagai kemungkinan saat gunung akan meletus. Salah satunya meminta warga yang bermukim di lereng gunung mengungsi ke tempat yang dinyatakan aman.



Nyatanya, ketika gunung berapi meletus masih ada saja korban yang bergelimpangan. Sebagian besar korban tewas karena tidak mengindahkan peringatan yang disampaikan Pusat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Tingkat isyarat gunung berapi di Indonesia memiliki empat level.



Level 1. Normal
Makna: 
    * Tidak ada gejala aktivitas tekanan magma
    * Level aktivitas dasar
Tindakan:
    * Pengamatan rutin
    * Survei dan penyelidikan



Level 2. Waspada
Makna: 
    * Ada aktivitas apa pun bentuknya
    * Terdapat kenaikan aktivitas di atas level normal
    * Peningkatan aktivitas seismik dan kejadian vulkanis lainnya
    * Sedikit perubahan aktivitas yang diakibatkan oleh aktivitas magma, tektonik dan hidrotermal
Tindakan: 
    * Penyuluhan/sosialisasi
    * Penilaian bahaya
    * Pengecekan sarana
    * Pelaksanaan piket terbatas



Level 3. Siaga
Makna:
    * Menandakan gunung berapi yang sedang bergerak ke arah letusan atau menimbulkan bencana
    * Peningkatan intensif kegiatan seismik
    * Semua data menunjukkan aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana
    * Jika tren peningkatan berlanjut, letusan dapat terjadi dalam waktu 2 minggu
Tindakan:
    * Sosialisasi di wilayah terancam
    * Penyiapan sarana darurat
    * Koordinasi harian
    * Piket penuh



Level 4. Awas
Makna:
    * Menandakan gunung berapi yang segera atau sedang meletus atau ada keadaan kritis yang menimbulkan bencana
    * Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap
    * Letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam
Tindakan:
    * Wilayah yang terancam bahaya direkomendasikan untuk dikosongkan
    * Koordinasi dilakukan secara harian
    * Piket penuh
Biasanya, semua aktivitas di gunung dihentikan sementara waktu saat isyarat pada status Siaga dan Awas. Para pendaki gunung juga dilarang mendaki ketika statusnya Waspada dan Awas. (sumber PVBMG)

Selasa, 07 Januari 2014

7 Kunci Menuju Sukses

Jika setiap orang berkomitmen untuk mengikuti prinsip-prinsip sukses, mereka akan menghancurkan belenggu yang muncul untuk menahan tawanan mereka. Jika seseorang memutuskan untuk berhasil, mereka akan maju menuju keberhasilan; tidak pernah melihat ke belakang.

Kunci untuk Sukses – Dalam 7 Langkah:

1. Memutuskan untuk Sukses

“Always bear in mind that your own resolution to succeed is more important than any other.” (“Selalu ingat bahwa tekad Anda untuk sukses adalah lebih penting dari yang lainnya.”)
-Abraham Lincoln
Untuk memutuskan berhasil berarti menolak alternatif lain selain sukses. Ketika Anda memutuskan untuk sukses, Anda tidak keberatan membakar jembatan hidup biasa-biasa saja di belakang Anda, karena Anda tahu Anda tidak akan menyeberang lagi. keputusan bukanlah sebuah keinginan. keputusan adalah mengetahui bahwa Anda akan sampai ke tujuan Anda, karena Anda tidak akan menyerah sampai Anda tiba; kepercayaan penuh pada apa yang akan Anda capai.

2. Bertindak

“Action is the foundational key to all success.” (“Tindakan adalah kunci dasar menuju sukses semua.”)
-Pablo Picasso
Setelah Anda membuat keputusan untuk sukses, Anda akan merasakan dorongan untuk bertindak. Tindakan adalah satu-satunya cara untuk sukses! Jika Anda tidak mengambil tindakan besar, Anda tidak berada di jalan menuju kesuksesan. Ada hubungan langsung antara tingkat tindakan yang Anda lakukan dan kesuksesan Anda. Anda tidak dapat berkembang tanpa sejumlah tindakan yang luar biasa. Jangan duduk-duduk menunggu kesempatan besar Anda, masuk ke tindakan, dan buat waktu istirahat Anda sendiri. Orang sukses adalah orang yang “sibuk;” orang sukses bertindak setiap hari, dan setiap tindakan membawa mereka lebih dekat ke tujuan mereka.

3. Bersikeras

“Flaming enthusiasm, backed up by horse sense and persistence, is the quality that most frequently makes for success.” (“Antusiasme yang membara, didukung oleh kerja keras dan ketekunan, adalah kualitas yang paling sering membuat untuk sukses.”
-Dale Carnegie

Untuk berhasil memerlukan ketekunan, kegigihan, dan sikap tak henti-hentinya. Apakah Anda terus-menerus?
Anda harus menjadi seperti perangko, mereka mengatakan nilai seluruh prangko terdiri pada kemampuannya untuk menempel sesuatu sampai tiba di tempat tujuan. Apa pun tujuan Anda, Anda harus tetap sampai hingga Anda tiba. Sebagian besar inti dari kesuksesan itu adalah bertahan sementara yang lain melepaskan target mereka.

4. Gagal

“In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time.” (“Untuk bisa sukses Anda harus gagal, sehingga Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan di waktu berikutnya.”)
-Anthony J. D’Angelo
Tidak apa-apa gagal, kegagalan sebenarnya diperlukan. Anda akan menemukan bahwa orang-orang yang memiliki keberhasilan terbesar sering memiliki kegagalan besar pula. Mengapa demikian? Karena orang-orang dengan kesuksesan besar berani mengambil risiko, mereka mengambil peluang, mereka keluar dari zona kenyamanan mereka. Anda tidak benar-benar gagal jika Anda sudah belajar sesuatu yang berharga dari kegagalan itu.

5. Gagal Lagi

“I’ve failed over and over and over again in my life and that is why I succeed.” (“Saya sudah gagal berulang-ulang dalam hidup saya dan itulah sebabnya saya berhasil.”)
-Michael Jordan
Agar berhasil, Anda harus gagal, dan gagal, dan gagal. Kegagalan adalah jalan menuju sukses. Edison gagal 10.000 kali, namun ia tidak melihatnya sebagai kegagalan, ia melihatnya sebagai jalan menuju sukses. Bila Anda mencoba untuk mencapai tujuan Anda, Anda akan sering mendapatkan hasil kecil. Jangan melihat hasil kecil ini sebagai kegagalan; lihat mereka sebagai langkah yang benar menuju tujuan Anda.

6. Berhenti

“If at first you don’t succeed, try, try again. Then quit. There’s no point in being a damn fool about it.” (“Jika pada awalnya Anda tidak berhasil, coba, coba lagi. Kemudian berhenti. Tidak Ada gunanya menjadi tolol tentang hal itu. “)
-W. C. Fields
Kadang-kadang Anda harus berhenti agar berhasil! Mungkin rencana Anda tidak baik, jangan terpaku dengan sesuatu yang jelas tidak bekerja; berhenti, kembali menyesuaikan, dan mulai lagi. Mungkin Anda gagal karena Anda tidak bersemangat tentang ujuan Anda. Lihat ke dalam diri Anda dan pastikan motif Anda benar; pastikan Anda didorong oleh gairah batin. Kesuksesan lahir dari gairah Anda, tidak apa-apa berhenti sampai Anda menemukan gairah Anda.

7. Cari Sesuatu yang Anda sungguh Percaya dan Akhirnya Sukses

“In order to succeed, your desire for success should be greater than your fear of failure.” (“Dalam rangka untuk berhasil, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari ketakutan Anda akan kegagalan.”)
-Bill Cosby
Ketika Anda menemukan sesuatu yang Anda benar-benar percaya, Anda akhirnya akan dapat berhasil. semangat Anda akan membawa Anda melalui lelapnya malam, kesukaan Anda akan apa yang Anda lakukan akan menyebabkan Anda untuk menjadi yang terbaik. Kali ini Anda pasti akan berhasil, dan keberhasilan Anda akan menjadi hasil dari keputusan Anda untuk sukses, tindakan konsisten Anda, tak henti-hentinya ketekunan Anda, dan kegagalan Anda lagi dan lagi. Apa yang Anda pikir buang-buang waktu, adalah masa persiapan Anda, apa yang Anda pikir akan merugikan Anda, akan menjadi dasar keberhasilan Anda.

Program Sederhana Assembly dan Pascal Menyalakan LED 7 Segment

1.      A.    Program menyalakan_led4;
        » Pascal:

uses crt;
var i:byte;

begin
i:=4;
port[$378]:=i;
end.
» Assembly:
Mov DX, 378 H
Mov AL, 4
     Out DX, AL

         B.    Program nyalakan_led7;
        » Pascal:

uses crt;
var i:byte;

begin
i:=64;
port[$378]:=i;
end. 
» Assembly:
Mov DX, 378 H
Mov AL, DF
     Out DX, AL

2.       Program menyalakan LED membentuk angka 15014 dengan 7 Segment

uses crt;
begin
port[$378]:=$06; {mengaktifkan data 2, 3 / b, c}
delay(500);
port[$378]:=$75; {mengaktifkan data 1, 3, 5, 6, 7 / a, c, e, f, g}
delay(500);
port[$378]:=$3f; {mengaktifkan data 1, 2, 3, 4, 5, 6 /a, b, c, e,  d, f}
delay(500);
port[$378]:=$06; {mengaktifkan data 2, 3 / b, c}
delay(500);
port[$378]:=$66; {mengaktifkan data 2, 3, 6, 7 / b, c, f, g}
end.

Senin, 30 Desember 2013

Kode Etik Pencinta Alam Indonesia

KODE ETIK PENCINTA ALAM INDONESIA

  • Pecinta alam Indonesia sadar bahwa alam dan isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa
  • Pecinta alam Indonesia sebagai bagian dari masyarakat  Indonesia sadar akan tanggung jawabnya terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
  • Pecinta alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam sebagai makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa


Sesuai dengan hakekat di atas, kami dengan kesadaran menyatakan :

  1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber daya alam sesuai dengan kebutuhannya
  3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
  4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya
  5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam
  6. Berusaha saling membantu dan saling menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, bangsa dan tanah air
  7. Selesai

Di susun dan di syahkan bersama dalam acara Gladia ke – IV
Di Ujung Pandang, Tahun 1974

Rabu, 13 November 2013

Routing Dinamis - RIP, IGRP, OSPF, EIGRP dan EGP


Routing Dinamis

A.   Router Dinamis
Router dinamis adalah router yang me-rutekan jalur yang dibentuk secara otomatis oleh router itu sendiri sesuai dengan konfigurasi yang dibuat. Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis akan membuat ruting yang baru.
Routing dinamis merupakan routing protocol digunakan untuk menemukan network serta untuk melakukan update routing table pada router. Routing dinamis ini lebih mudah dari pada menggunakan routing statis dan default, akan tetapi ada perbedaan dalam proses-proses di CPU router dan penggunaan bandwidth dari link jaringan.

B.   Keuntungan dan Kerugian Router Dinamis
Keuntungan routing dinamis diantaranya :
·         Hanya mengenalkan alamat yang terhubung langsung dengan routernya (kaki-kakinya).
·        Tidak perlu mengetahui semua alamat network yang ada.
·        Bila terjadi penambahan suatu network baru tidak perlu semua router mengkonfigurasi. Hanya router-router yang berkaitan.

Kerugian routing dinamis diantaranya:
·        Beban kerja router lebih berat karena selalu memperbarui ip table pada setiap waktu tertentu.
·   Kecepatan pengenalan dan kelengkapan ip table terbilang lama karena router membroadcast ke semua router sampai ada yang cocok sehingga setelah konfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap router mendapat semua alamat IP yang ada.

C.   Macam – macam Protokol pada Routing Dinamis
Macam-macam protokol routing dinamis adalah :

1.       RIP (Routing Information Protocol) - Menggunakan algoritma distance vector
·       Routing protokol distance vector
·       Metric berdasarkan hop count untuk pemilihan jalur terbaik
·       Jika hop count lebih dari 15, paket dibuang
·       Update routing dilakukan secara broadcast setiap 30 detik
·   RIP merupakan routing information protokol yang memberikan routing table berdasarkan router yang terhubung langsung, Kemudian router selanjutnya akan memberikan informasi router selanjutnya yang terhubung langsung dengan itu. Adapun informasi yang dipertukarkan oleh RIP yaitu : Host, network, subnet, rute default.

RIP terbagi menjadi dua bagian, yaitu:
a.    RIPv1
RIP versi 1
-   Hanya mendukung routing classfull
-   Tidak ada info subnet yang dimasukkan dalam perbaikan routing
-   Tidak mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask)
-   Perbaikan routing broadcast

Routing Information protocol versi 1 mempunyai karakteristik:
1.       Distance Vector Routing Protocol
2.       Menggunakan metric yaitu hop count
3.       Maximum hop count adalah 15. 16 dianggap sebagai unreachable
4.       Mengirimkan update secara periodic setiap 30 sec
5.       Mengirimkan update secara broadcast ke 255.255.255.255
6.       Mendukung 4 path Load Balancing secara default maximumnya adalah 6
7.       Menjalankan auto summary secara default
8.       Paket update RIP yang dikirimkan bejenis UDP dengan nomor port 520
9.     Bisa mengirimkan paket update RIP v.1 dan bisa menerima paket update RIP v.1 dan v.2
10.    Berjenis classful routing protocol sehingga tidak menyertakan subject mask dalam paket update.Akibatnya RIP v.1 tidak mendukung VLSM dan CIDR.
11.    Mempunyai AD 120

b.   RIPv2
RIP versi 2
-       mendukung routing classfull dan routing classless
-       info subnet dimasukkan dalam perbaikan routing
-       mendukung VLSM (Variabel Length Subnet Mask)
-       perbaikan routing multicast

Secara umum RIPv2 tidak jauh berbeda dengan RIPv1. Perbedaan yang ada terlihat pada informasi yang ditukarkan antar router. Pada RIPv2 informasi yang dipertukarkan yaitu terdapat autenfikasi pada RIPv2 ini.

Persamaan RIP v2 dengan RIP  v1 :
-          Distance Vector Routing Protocol
-          Metric berupa hop count
-          Max hop count adalah 15
-          Menggunakan port 520
-          Menjalankan auto summary secara default

PerbedaanRIP v2 dengan RIP v.1 :
     Bersifat classless routing protocol, artinya menyertakan field SM dalam paket update yang dikirimkan sehingga RIP v.2 mendukung VLSM & CIDR
-          Mengirimkan paket update & menerima paket update versi 2
-          Mengirimkan update ke alamat multicast yaitu 224.0.0.9
-          Auto Summary dapat dimatikan
-          Mendukung fungsi keamanan berupa authenticationyang dapat mencegah routing update dikirim atauditerima dari sumber yang tidak dipercaya

2.       IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) – menggunakan algoritma distance vector
·       Protokol routing distance vector
·       Menggunakan composite metric yang terdiri atas bandwidth, load, delay dan reliability
·       Update routing dilakukan secara broadcast setiap 90 detik

Interior Gateway Routing Protocol (IGRP) adalah sebuah routing protocol berpemilik yang dikembangkan pada pertengahan tahun 1980-an oleh Cisco Systems, Inc Cisco tujuan utama dalam menciptakan IGRP adalah untuk menyediakan protokol yang kuat untuk routing dalam sistem otonomi (AS). IGRP memiliki hop maksimum 255, tetapi defaultnya adalah 100. IGRP menggunakan bandwidth dan garis menunda secara default untuk menentukan rute terbaik dalam sebuah internetwork (Composite Metrik).
Pada IGRP ini routing dilakukan secara matematik berdasarkan jarak. Untuk itu pada IGRP ini sudah mempertimbangkan hal berikut sebelum mengambil keputusan jalur mana yang akan ditempuh. Adapun hal yang harus diperhatikan: load, delay, bandwitdh, realibility.




3.       OSPF (Open Short Path First) – menggunakan algoritma link-state
·       Protokol routing link-state
·       Merupakan open standard protokol routing yang dijelaskan di RFC 2328
·       Menggunakan algoritma SPF untuk menghitung cost terendah
·       Update routing dilakukan secara floaded saat terjadi perubahan topologi jaringan

OSPF adalah sebuah protocol standar terbuka yang telah dimplementasikan oleh sejumlah vendor jaringan.  Jika Anda memiliki banyak  router, dan tidak semuanya adalah cisco, maka Anda tidak dapat menggunakan EIGRP, jadi pilihan Anda tinggal RIP v1, RIP v2, atau OSPF. Jika itu adalah jaringan besar, maka pilihan Anda satu-satunya hanya OSPF atau sesuatu yang disebut route redistribution – sebuah layanan penerjemah antar – routing protocol.
OSPF bekerja dengan sebuah algoritma yang disebut algoritma Dijkstra. Pertama sebuah pohon jalur terpendek (shortest path tree) akan dibangun, dan kemudian routing table akan diisi dengan jalur-jalur terbaik yang dihasilkan dari pohon tersebut. OSPF hanya mendukung routing IP saja.

4.  EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) – menggunakan algoritma advanced distance vector
·       Menggunakan protokol routing enhanced distance vector
·       Menggunakan cost load balancing yang tidak sama
·       Menggunakan algoritma kombinasi antara distance vector dan link-state
·       Menggunakan Diffusing Update Algorithm (DUAL) untuk menghitung jalur terpendek

Distance vector protocol merawat satu set metric yang kompleks untuk jarak tempuh ke jaringan lainnya. EIGRP menggabungkan juga konsep link state protocol. Broadcast-broadcast di-update setiap 90 detik ke semua EIGRP router berdekatan. Setiap update hanya memasukkan perubahan jaringan. EIGRP sangat cocok untuk jaringan besar.
Pada EIGRP ini terdapat dua tipe routing protokol yaitu dengan distance vektor dan dengan Link state. IGRP dan EIGRP sama-sama sudah mempertimbangkan masalah bandwitdh yang ada dan delay yang terjadi.

5.       BGP (Border Gateway Protocol) – menggunakan algoritma distance vector
·       Menggunakan routing protokol distance vector
·       Digunakan antara ISP dengan ISP dan client-client
·       Digunakan untuk merutekan trafik internet antar autonomous system

BGP merupakan salah satu jenis routing protocol yang ada di dunia komunikasi data. Sebagai sebuah routing protocol, BGP memiliki kemampuan melakukan pengumpulan rute, pertukaran rute dan menentukan rute terbaik menuju ke sebuah lokasi dalam jaringan. Routing protocol juga pasti dilengkapi dengan algoritma yang pintar dalam mencari jalan terbaik. Namun yang membedakan BGP dengan routing protocol lain seperti misalnya OSPF dan IS-IS ialah, BGP termasuk dalam kategori routing protocol jenis Exterior Gateway Protocol (EGP). BGP merupakan distance vector exterior gateway protocol yang bekerja secara cerdas untuk merawat path-path ke jaringan lainnya. Update – update dikirim melalui koneksi TCP.

D.  Kelebihan dan kekurangan dari protokol Routing Dinamis:
1.      Routing Information Protocol (RIP)
Kelebihan
RIP menggunakan metode Triggered Update. RIP memiliki timer untuk mengetahui kapan router harus kembali memberikan informasi routing. Jika terjadi perubahan pada jaringan, sementara timer belum habis, router tetap harus mengirimkan informasi routing karena dipicu oleh perubahan tersebut (triggered update). Mengatur routing menggunakan RIP tidak rumit dan memberikan hasil yang cukup dapat diterima, terlebih jika jarang terjadi kegagalan link jaringan.

Kekurangan
Jumlah host Terbatas. RIP tidak memiliki informasi tentang subnet setiap route. RIP tidak mendukung Variable Length Subnet Masking (VLSM). Ketika pertama kali dijalankan hanya mengetahuicara routing ke dirinya sendiri (informasi lokal)  dan tidak mengetahui topologi jaringan tempatnya berada.

2.      Interior Gateway Routing Protocol (IGRP)
Kelebihan
support = 255 hop count

Kekurangan
Jumlah Host terbatas

3.      Open Shortest Path First (OSPF)
Kelebihan
Tidak menghasilkan routing loop mendukung penggunaan beberapa metrik sekaligus dapat menghasilkan banyak jalur ke sebuah tujuan membagi jaringan yang besar mejadi beberapa area. Waktu yang diperlukan untuk konvergen lebih cepat.

Kekurangan
Membutuhkan basis data yang besar. Lebih rumit

4.      Enchanced Interior Gatway Routing Protocil (EIGRP)
Kelebihan
Melakukan konvergensi secara tepat ketika menghindari loop. Memerlukan lebih sediki tmemori dan proses. Memerlukan fitur loop avoidance
Kekurangan
Hanya untuk Router Cisco

5.      Exterior Gateway Protocol (EGP)
Kelebihan
Sangat sederhana dalam instalasi

Kekurangan
Sangat terbatas dalam mempergunakan topologi










Sumber:
http://yusniaalfisyahrin.wordpress.com/2012/12/07/tentang-routing-dinamis/. Diakses pada hari Rabu tanggal 13 November 2013.

Sabtu, 09 November 2013

VLAN (Virtual Local Area Network)


VLAN adalah suatu metode yang digunakan dalam jaringan komputer yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN, hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Virtual Local Area Network (VLAN) berguna untuk membagi broadcast domain, membagi berdasarkan job function atau departement tanpa memperhatikan lokasi dari si user dan di setiap berbeda VLAN itu mempunyai traffic masing-masing.



Keuntungan:
1.    Keamanan, karena dalam lingkup jaringan dibagi menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil dan disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya dalam satu jaringan sekolah terdapat jaringan khusus guru, murid dan umum.
2.   Hemat biaya, penghematan dari penggunaan bandwidth yang a

da dan dari upgrade perluasan network yang bisa jadi mahal. rena end device yang terhubung dalam jaringan yang sama hanya dihubungkan dengan Switch dan Switch saja tanpa harus menambah kabel baru yang panjang untuk menghubungkan antarjaringan.
3. Broadcast storm mitigation, pembagian jaringan ke dalam VLAN-VLAN akan mengurangi banyaknya device yang berpartisipasi dalam pembuatan broadcast storm. Hal ini terjadinya karena adanya pembatasan broadcast domain.
4.  Performa, jika tidak menggunakan VLAN maka saat broadcast akan mengirim ke semua end device yang terhubung. Hal ini tentu akan membuat kinerja jaringan menjadi lebih lambat. Dengan VLAN broadcast hanya akan dikirim ke end device yang memiliki VLAN ID yang sama saja.

Mode port pada Switch yang diatur:
Access, merupakan mode pada port yang hanya bisa memuat satu VLAN ID. Mode ini digunakan untuk menghubungkan Switch dan end device.
Trunk, merupakan mode pada port yang bisa memuat semua VLAN ID. Mode ini digunakan untuk menghubungkan antar Switch.

Mengaplikasikan VLAN sederhana dengan Packet Tracer:









Fast Ethernet 0/24 digunakan untuk menghubungkan switch dengan switch, di mana setting harus Trunk.


Pada menu Setting isikan VLAN Number 10 VLAN Name vlan10, lalu VLAN Number 20 VLAN Name vlan20.

Jangan lupa setting kedua switch seperti di atas, karena contoh di atas saya hanya memberi contoh setting pada salah satu switch saja. Oke, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.